Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE)
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE
<p style="text-align: justify;"><strong></strong>Indonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado. IJECE terbit secara periodik sebanyak dua tahun sekali, yakni pada bulan Juni dan Desember. IJECE menyajikan hasil-hasil penelitian terkini yang berkaitan dengan bidang ilmu pendidikan dan perkembangan anak usia dini, seperti Pengembangan Kognitif, Kreatifitas, dan Bahasa pada Anak Usia Dini, Pengembangan Model, Manajemen, dan Strategi Pembelajaran bagi Anak Usia Dini, Pengembangan Nilai-nilai Keagamaan bagi Anak Usia Dini, Pengembangan Peserta Didik dan Psikologi Anak, Analisis Kebutuhan Perkembangan Anak, dan Isu-Isu yang terkait dalam Pendidikan Anak Usia Dini.</p> <p style="text-align: justify;">IJECE memiliki legalitas ISSN Elektronik: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220527240939038">2962-6838</a> dan ISSN Cetak: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221004061295337">2963-3346</a></p>Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manadoen-USIndonesian Journal of Early Childhood Education (IJECE)2963-3346Peningkatan Kreativitas Motorik Kasar Melalui Aktivitas Melompat Angka Pada Kelompok B Di Tk Negeri Pembina Tabukan Utara
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1825
<p style="font-weight: 400;">Pendidikan anak usia dini mengacu pada pola pertumbuhan dan perkembangan (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (keterampilan berpikir, kreativitas, kecerdasan emosional dan kecerdasan mental), emosi sosial (sikap dan perilaku, agama), terutama pertumbuhan dan perkembangan anak. Kreativitas motorik kasar adalah kemampuan anak untuk mengembangkan gerakan tubuh yang kreatif dan inovatif. Aktivitas melompat angka dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas motorik kasar pada anak usia dini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kreativitas motorik kasar pada anak usia dini kelompok B di TK Negeri Pembina Tabukan Utara melalui aktivitas melompat angka. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang merupakan sebuah siklus perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat menunjukan bahwa aktivitas melompat angka dapat meningkatkan kreativitas motorik kasar pada anak-anak kelompok B di TK Negeri Pembina tabukan Utara. Dapat di simpulkan dari hasil penelitian bahwa aktivitas melompat angka sangat efektif untuk meningkatkan kreativitas motorik kasar pada pada anak- anak kelompok B di TK Negeri Tabukan utara. Pada siklus I peningkatan kreativitas motorik kasar anak masih belum memenuhi target peningktan yang ditentukan yaitu 75%, dan dengan mengadakan siklus II dapat meningkatkan target kreativitas motorik kasar anak menjadi 80% sudah memenuhi target yang ditentukan</p>Lutfiah Yola PangayowIrvan Kurniawan
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-3052758310.30984/ijece.v5i2.1825Implementasi Media Pop Up Book sebagai Strategi Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5–6 Tahun dalam Pembelajaran PAUD
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1826
<p style="font-weight: 400;">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media buku cerita pop-up dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak-anak berusia lima hingga enam tahun. Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi merupakan empat langkah dari model Kemmis dan McTaggart, yang menjadi dasar dua siklus metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). TK Negeri Wekoila, yang berlokasi di Desa Amoito Siama, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi lokasi penelitian. Sebanyak 12 anak ikut serta dalam penelitian ini. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar penilaian anak, pencatatan, dan pengamatan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bahasa anak-anak meningkat hingga tingkat Mahir. Pada tahap pra-siklus, hanya 33% anak yang mencapai tingkat penguasaan. Pada Siklus I, angka tersebut meningkat menjadi 50%, dan pada Siklus II, mencapai 83%. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan bahasa anak-anak meningkat sebesar 75% saat menggunakan buku pop-up. Berdasarkan penelitian ini, guru disarankan untuk menggunakan buku pop-up untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan bahasanya.</p>Maya Mauliza SaputriLa Ode AnhusadarSukadir Kete
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-3052849710.30984/ijece.v5i2.1826Optimalisasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Pengenalan Bilangan dengan Media Kartu Angka Bergambar
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1827
<p></p> <p class="06IsiAbstrak"><span lang="id">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana penggunaan kartu angka bergambar dapat meningkatkan kemampuan pengenalan simbol angka pada anak-anak di Kelompok A. Perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi merupakan empat langkah dalam model Kemmis dan McTaggart, yang menjadi dasar dari dua siklus pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (CAR). </span><span lang="EN-GB">Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Wekoila di kota Amoito Siama, Kabupaten Konawe Selatan. </span><span lang="PT-BR">Dalam penelitian ini, sepuluh anak ikut serta. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Data dikumpulkan melalui formulir penilaian anak, dokumentasi, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan hampir 75% siswa diklasifikasikan sebagai Mahir dan Terampil, kemampuan mengenali simbol angka dapat ditingkatkan. Hanya 20% anak-anak yang mampu mengidentifikasi simbol angka berdasarkan data pra-intervensi. Pada Siklus II, 80% anak-anak menunjukkan penguasaan materi, naik dari 40% pada Siklus I. Lebih dari 75% peserta menunjukkan bahwa kartu angka bergambar merupakan alat yang berguna untuk membantu anak-anak mengenali simbol angka. Untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam mengenali simbol angka, penelitian ini merekomendasikan agar pendidik menggunakan kartu angka bergambar.</span></p>Aliya Dwi ApriliantiLa Hewi
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-30529811210.30984/ijece.v5i2.1827Implementasi pembelajaran calistung untuk Perkembangan Kognitif anak usia dini di RA nurul hidayah kota bitung
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1828
<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini dilatar belakangi adanya pembelajaran calistung Di ra nurul hidayah yang dilakukan karena adanya tuntutan dari hampir sebagian besar orangtua yang menyekolahkan anak-anaknya agar ketika lulus sudah dapat membaca, menulis dan berhitung. Sebab ketika akan memasuki Jenjang Sd/Mi mereka akan diterima melalui serangkaian tes membaca menulis dan berhitung yang merupakan salah satu syarat masuk disekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan bentuk pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Objek penelitiannya adalah siswa itu sendiri dengan kelompok B yang berusia sekitar 5-6 tahun keatas. hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemeblajaran calistung di RA Nurul hidayah bitung dilakukan secara langsung namun bertahap dengan penerapan yang disesuaikan dengan perkembangan dan kemampun belajar pada masing-masing anak. anak tidak dipaksa namun dimotivasi sehungga menciptakan susasana belajar yang menyenangkan didukung oleh penggunaan media belajar yang disukai anak. Dengan cara demikian, anak-anak dapat menyukai pembelajaran calistung sehingga pengimplementasian calistung dapat berjalan optimal yang dapat dilihat melalui indicator seperti dapat menulis nama sendiri, mengenal berbagai bentuk baik vokal dan konsonan, mengenal angka 1-10 beserta konsep bilangan walaupun untuk siswa yang memiliki tingkat kemampuan dibawah/paling rendah diRA nurul hidayah.</p>Fitria Abdjul
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-305211312910.30984/ijece.v5i2.1828Penerapan Alat Permainan Edukatif Ular Tangga Pintar Dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di RA Al-Aqsha Molas
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1829
<p>Berdasarkan observasi yang telah peneliti lakukan sebelumnya di RA Al-Aqsha Molas, peneliti menemukan masalah terkait dengan kemampuan sosial emosional anak yang masih kurang atau belum optimal. Selain itu peneliti menemukan masalah terkait dengan perilaku anak masih belum dapat menunjukkan sikap peduli terhadap teman. Beberapa anak juga masih sulit untuk memainkan berbagai mainan serta cenderung sering rebutan, saling menyerang juga kerap kali berkelahi pada saat proses kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak melalui permainan ular tangga pintar di RA Al-Aqsha Molas. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model <em>Kurt Lewin</em> dengan subjek penelitian 10 peserta didik. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, siklus I terdiri dari 3 pertemuan dan siklus II yaitu, tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan pengamatan dan tahap refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dan dokumentasi dengan analisis data melalui kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan perkembangan sosial emosional siswa RA Al-Aqsha Molas yaitu pada kriteria BSB dan BSH berdasarkan hasil observasi pra tindakan diperoleh 20% atau 2 anak dari 10 anak. Kemudian meningkat sebesar 60% atau 6 anak dari 10 anak pada siklus I, dan menunjukkan peningkatan pada siklus II sebesar 99,99% atau 10 anak. Sehingga peningkatan presentase keterampilan perkembangan sosial emosional anak pada siklus II melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 81%.</p>Rindy Sepriany
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-305213014410.30984/ijece.v5i2.1829Peran Alat Permainan Edukatif (APE) PUZZLE Dalam Perkembangan Kognitif Pada Anak Usia Dini Di RA Al Khairaat II Kota Bitung
https://ejournal.iain-manado.ac.id/IJECE/article/view/1830
<p>Media <em>puzzle </em>adalah salah satu bentuk permainan yang memiliki nilai-nilai edukatif dan dapat merangsang kemampuan kognitif anak.Perkembangan kognitif merupakan perkembangan berfikir atau kecerdasan, yaitu kemampuan untuk mempelajari keterampilan dan konsep baru, keterampilan untuk memahami apa yang terjadi di lingkungannya, serta keterampilan menggunakan daya ingat dan menyelesaikan soal-soal sederhana. Penerapan pembelajaran menggunakan media <em>puzzle </em>dapat menstimulasi perkembangan kognitif peserta didik. Perkembangan kognitif peserta didik di RA Al Khairaat Kota Bitung sudah mulai berkembang baik sesuai dengan penggunaan media <em>puzzle </em>yang diterapkan. Namun ada juga dijumpai beberapa peserta didik yang mengalami masalah perkembangan kognitif seperti belum mampu mengenal warna, mengenal bentuk geometri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif lapangan, yang mengambil lokasi di RA Al Khairaat Kota Bitung. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder, metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian dianalisis menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Peran Alat permainan <em>puzzle </em>dalam perkembangan kognitif di RA Al Khairaat Kota Bitung yaitu dengan media <em>puzzle </em>peserta didik akan dapat belajar memecahkan masalah sederhana, dapat mengenal warna, angka dan mengenal bentuk, 2) Faktor yang menjadi pendukung implementasi media <em>puzzle </em>dalam perkembangan kognitif di RA Al Khairaat Kota Bitung yaitu minat belajar , kemudian situasi yang menyenangkan dan kondisi yang nyaman, 3) faktor penghambat implementasi media <em>puzzle </em>dalam perkembangan kognitif di RA Al Khairaat Kota Bitung yaitu kurangnya inovasi pendidik di dalam menggunakan media pembelajaran, kondisi kelas yang panas dan gaduh, penerangan yang kurang tepat. Sehingga membuat peserta didik tidak nyaman ketika belajar.</p>Riska Aprilia Nusi
##submission.copyrightStatement##
2025-12-302025-12-305214515810.30984/ijece.v5i2.1830