PENGUATAN MODERASI BERAGAMA KEPADA MUALAF DI MAJLIS TAKLIM HIDAYATUL QURRO KOTA MANADO
Abstract
Penguatan moderasi beragama pada mualaf merupakan usaha prefentif agar mualaf tidak terjebak dalam ekstremisme beragama. Mualaf sebagai orang yang baru masuk Islam masih memiliki pemahaman yang belum begitu mendalam tentang Islam. Sebab itu, menguatkan sikap moderat dalam beragama merupakanhal penting agar Islam dapat menampilkan kesan damai dan indah di kota Manado. Kegiatan ini dilakukan kepada mualaf di Majelis Taklim Hidayatul Qurro. Salah satu Majelis Taklim yang berada di Singkil kota Manad. Terdapat dua tahap dalam kegiatan ini. Pertama adalah observasi, untuk menemukan pola interaksi mualaf dengan umat beragama lain. Kedua adalah pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah dan diskusi. Dari observasi, dapat disimpulkan bahwa para mualaf mempunyai sikap toleran kepada umat agama lain. Sedangkan dari pelaksanaan kegiatan, melalui penguatan moderasi beragama para mualaf dapat mengetahui bahwa ketaatan beribadah seharusnya berbanding lurus dengan sikap seimbang dalam perilaku beragama. Mereka juga mengetahui batasan yang jelas tentang sejauh apa toleransi beragama dilakukan.