Skip to main content Skip to main navigation menu Skip to site footer

PERAN DAKWAH PONDOK PESANTREN SEBAGAI PRODUSEN DAN PEMBENTUK REALITAS SOSIAL STUDI KASUS PONDOK PESANTREN AL-FATAH TAPADAKA KECAMATAN DUMOGA UTARA

  • Budi Nurhamidin Institut Agama Islam Muhammadiyah Kotamobagu
Keywords: Dakwah Pesantren, Konstruksi, Realitas Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dakwah pondok pesantren sebagai produsen pembentuk realitas sosial melalui proses konstruksi nilai sosial keagamaan, pengetahuan dan reproduksi praktik sosial. Penelitain ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus di pondok pesantren Al-Fatah Tapadaka Kecamatan Dumoga Utara, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pesantren memiliki fungsi sebagai institusi sosial keagamaan yang secara sistematis memproduksi nilai-nilai keagamaan dan moral melalui praktik keseharian, tradisi pesantren dan adanya relasi antar Kiai dan santri. Proses eksternalisasi ini berlangsung melalui keteladaan Kiai dan adanya pengaturan kehidupan pesantren yang kemudian mengalami objektivikasi dalam bentuk norma dan tradisi institusi, serta diinternalisasikan oleh para santri sebagai bagian dari pola pikir dan identitas diri. Lebih lanjut, nilai dan praktik sosial pesantren direproduksi oleh santri dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga berkontribusi pada transformasi realitas sosial. Penelitian ini juga menegaskan bahwa pesantren memiliki posisi stretagis sebagai produsen, mediator, dan pembentukan realitas sosial yang berkelanjutan.

Published
2025-12-28
Section
Articles