Analisis Sistem Manajemen Peserta Didik yang Gagal dan Dampaknya pada Ketimpangan Pendidikan di Daerah 3T
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan sistem manajemen peserta didik di Indonesia dan dampaknya terhadap ketimpangan pendidikan, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal). Fokus utama penelitian adalah bagaimana lemahnya pendataan, distribusi, serta pemantauan peserta didik menyebabkan ketidakseimbangan akses dan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah dengan keterbatasan infrastruktur dan sumber daya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di beberapa sekolah menengah pertama di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan pengelola data sekolah, serta analisis dokumen dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen peserta didik yang tidak berjalan optimal—seperti kesalahan data siswa, keterlambatan integrasi dengan sistem pusat, serta kurangnya pelatihan SDM—berkontribusi pada pengalokasian bantuan pendidikan yang tidak merata dan terbatasnya intervensi kebijakan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat urgensi reformasi sistem manajemen data pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap konteks geografis serta sosial daerah 3T, demi menciptakan keadilan dan pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.
Copyright (c) 2025 Nur Azizaturrohmah, Dena Izzatul Ulya, Siti Aimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






