PRESERVASI MODERASI BERAGAMA: STUDI LIVING QUR'AN MASYARAKAT KABUPATEN KETAPANG
Abstract
Preservasi moderasi beragama mengacu pada segala hal yang mendasari terjadi dan terjaganya kehidupan yang moderat baik kepada sesama pemeluk agama Islam maupun kepada pemeluk agama lain, tulisan ini menjelasakan secara deskriptif berkaitan dengan fenomena keberagaman yang terjadi pada masyarakat kab. Ketapang yang ditinjau dari sudut pandang living qur’an melalui observasi dan wawancara yang mendalam kepada berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat yang terdiri dari berbagai lembaga pemerintah atau yang berafiliasi seperti, kemenag, MUI, FKUB, dan para penyuluh. Moderasi beragama tetap terjaga sampai pada saat ini karena dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal, faktor internalnya adalah adanya sikap dan pemikiran masyarakat ketapang pada umumnya memegang teguh beberapa prinsip seperti Tawassuṭ, Tasāmuh, Tawāzun, I’tidāl , Musāwah, Syūra, Iṣlah, Aulawiyāt, Taṭawwur wa Ibtikār, sedangkan faktor eksternalnya karena adanya peran langsung dari pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
References
Akhmadi, Agus. “Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia.” Jurnal Diklat Keagamaan 13, no. 2 (2019): 45–55.
Al-Ghaza̅lī, Abū Hāmid Muhammad Ibn Muhammad ibn Muhammad. Ihyā Ulūm Al-Dīn. 1st ed. Kairo: Īsā Bāb al-Halabī, 1998.
Al-Sam’ānī, Abū al-Muẓaffar Manṣūr bin Muḥammad bin ‘Abd al-Jabbār ibn Aḥmad al-Marwazī al-Tamīmī al-ḥanafī. “Tafsīr Al-Qur’ān.” Riyāḍ: Dār al-Waṭn, 1997.
Aziz, Abdul. “MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN (Sebuah Tafsir Kontekstual Di Indonesia) Religious.” Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an 21, no. 01 (2021): 218–31. https://journal.ptiq.ac.id/index.php/alburhan/article/view/383.
Budiono, Arif. “Moderasi Beragama Dalam Perspektif Al Quran (Kajian Tafsir Surat Al Baqoroh:143).” JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication 1 (2019): 105–12.
Handoko, Cipto, and Nurul Fadilah. “Eksistensi Pondok Pesantren Dalam Penguatan Moderasi Beragama.” Tafahus: Jurnal Pengkajian Islam 2, no. 1 (2022): 54–62. https://doi.org/10.58573/tafahus.v2i1.21.
Iin, Nashohah. “Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Penguatan Karakter Dalam Masyarakat Heterogen.” Prosiding Nasional 4, no. November (2021): 127–46. http://prosiding.iainkediri.ac.id/index.php/pascasarjana/article/view/68.
Kemenag. “Seksi Bimas Islam Kemenag Kab. Ketapang Adakan Pembinaan Moderasi Agama Dan Wawasan Kebangsaan,” 2021. https://kalbar.kemenag.go.id/berita/berita.php?nid=28547.
Lexy J, Maleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2006.
Malik, Abdul, and Busrah Busrah. “Relasi Pemerintah Dan Akademisi Dalam Isu Moderasi Beragama Di Indonesia.” Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 23, no. 2 (2021): 120. https://doi.org/10.22373/substantia.v23i2.9167.
Muhibbinsyah. “Moderasi Beragama Di Era Milenial” 1 (2021): 104–23.
Munawwir, Ahmad Warson. Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia,. Yogyakarta: Pustaka Progressif, n.d.
Nur, Dr. Afrizal, and Lubis Mukhlis. “Konsep Wasathiyah Dalam Al-Quran (Studi Komparatif Antara Tafsir Al-Tahrîr Wa at-Tanwîr Dan Aisar at-Tafâsîr) (The Wasathiyah Concept in the Al-Quran (Comparative Study between Tafsir Al-Tahrir and Aisar at-Tafasir).” An-Nur 4, no. 2 (2015): 205–25. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Annur/article/view/2062.
Nurdin, Fauziah. “Moderasi Beragama Menurut Al-Qur’an Dan Hadist.” Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah 18, no. 1 (2021): 59. https://doi.org/10.22373/jim.v18i1.10525.
Pagar, and Syaiful Akhyar. BENTENG PENEGAKAN MODERASI BERAGAMA DI INDONESIA Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dalam Sorotan. Purbalingga: EUREKA MEDIA AKSARA, 2022.
“Pentingnya Kerukunan Umat Beragama Di Wilayah, Dandim 1203/Ktp Apresiasi Peran Aktif FKUB Kabupaten Ketapang.,” n.d. https://korem121abw.mil.id/2022/03/30/pentingnya-kerukunan-umat-beragama-di-wilayah-dandim-1203-ktp-apresiasi-peran-aktif-fkub-kabupaten-ketapang/.
Rahmah, Mawaddatur. “Moderasi Beragama Dalam Alquran (Studi Pemikiran M. Quraish Shihab Dalam Buku Wasatiyyah: Wawasan Islam Tentang Moderasi Beragama).” Tesis, 2020, 1–198.
Rasyid, Muhammad Makmun. “Islam Rahmatan Lil Alamin Perspektif Kh. Hasyim Muzadi.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 11, no. 1 (2016): 93–116. https://doi.org/10.21274/epis.2016.11.1.93-116.
Rosyidah, Fifi. “Eksistensi Peran Pesantren Dalam Mewujudkan Moderasi Keberagamaan.” PROSIDING NASIONAL Pascasarjana IAIN Kediri 4, no. November (2021): 109–26. https://prosiding.iainkediri.ac.id/index.php/pascasarjana/article/view/67.
Safithri, Awaliya, Kawakib, and Hasbi Ash Shiddiqi. “Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Menciptakan Kerukunan Masyarakat Di Kota Pontianak Kalimantan Barat.” Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2022): 13–26. https://doi.org/10.55606/af.v4i1.7.
———. “Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Dan Toleransi Antar Umat Beragama Dalam Menciptakan Kerukunan Masyarakat Di Kota Pontianak Kalimantan Barat.” Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam 4, no. 1 (2022): 13–26. https://doi.org/10.55606/af.v4i1.7.
Suhartawan, Budi. “Wawasan Al-Quran Tentang Moderasi Beragama.” Ulumul Qur’an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 1, no. 2 (2021): 50–64. https://doi.org/10.58404/uq.v1i2.75.
Sumper Mulia Harahap. “Mukjizat Al-Qur’an.” Jurnal Al-Maqasid 4, no. 2 (2018): 15–29.

